Welcome
32Red Bantah Laporan Dari Sunday Times Terkait Kebocoran Database Pendidikan Inggris

32Red Bantah Laporan Dari Sunday Times Terkait Kebocoran Database Pendidikan Inggris

Operator 32Red yang dimiliki oleh Kindred Group membantah artikel dari Sunday Times yang dimana menuduh perusahaan tersebut memiliki akses ke database Learning Records Service.

Laporan tersebut mengklaim bahwa perusahaan taruhan dan judi tersebut mendapatkan akses ke database pendidikan yang didalamnya berisi nama, usia dan alamat. Sunday Times menyebutkan terdapat sekitar 28 juta data anak-anak dan pelajar didalam Learning Records Service dan membuat kasus pembobolan ini menjadi yang terbesar dialami oleh data pemerintah.

Artikel tersebut menjelaskan bahwa awal dari pembobolan ini dilakukan dari perusahaan data pihak ketiga yang menyediakan akses yang tidak terotorisasi sehingga menyebabkan meningkatnya jumlah pemain usia mudah yang bermain judi online.

32Red Bantah Laporan Dari Sunday Times Terkait Kebocoran Database Pendidikan Inggris

Sebagai respon dari pemberitaan tersebut, jurubicara 32Red mengatakan pada pernyataannya, “Laporan dari Sunday Times yang menyatakan 32Red, diantara semua perusahaan taruhan, mendapatkan akses ke database Learning Records Service adalah suatu hal yang tidak benar dan tidak dapat ditemukan buktinya.

“Sebagai operator taruhan yang bertanggung jawab kami memiliki zero tolerance pada judi dibawah usia. Kami secara legal membutuhkan verifikasi beberapa kriteria termasuk usia dari orang yang ingin menikmati layanan kami untuk memastikan usia mereka telah lebih dari 18 tahun.

“Informasi yang hanya dapat di akses oleh 32Red adalah konfirmasi atau penolakan dari orang yang meminta untuk membuka akun dengan kami usianya diatas 18 dan tidak detail mengenai orang tersebut secara spesifik.

“Ketika kami mengerti terdapat pengawasan yang semakin besar pada sektor judi saat ini, ini menjadi vital untuk melaporkan sesuatu yang akurat dan berbasis pada bukti dan fakta.”

Operator mengungkapkan bahwa 83 persen dari jumlah pemain baru di 32Red pada 2019 berusia diatas 25 tahun sedangkan jumlah konsumen 18-24 tahun berkurang menjadi 15 persen semenjak 2018.

Betting and Gaming Council juga menyediakan pernyataan yang sama dengan membantah setiap laporan yang ada pada artikel yang diterbitkan oleh Sunday Times.

“Laporan media tersebut yang menyebutkan perusahaan judi memiliki akses ke database Learning Records Service adalah suatu hal yang tidak benar,” kata Betting and Gaming Council.

“Semua perusahaan judi secara legal membutuhkan verifikasi untuk usia dari para pemain yang ingin bermain untuk memastikan usia mereka telah 18 tahun keatas. Satu-satunya informasi yang disedaikan adalah konfirmasi atau penolakan pengajuan permintaan untuk usia diatas 18 tahun.”